RSS

“Seorang Muslim Harus Menunaikan Amanat”

17 Okt

Disyari’atkan atas setiap Muslim dan Muslimah menyampaikan dari Allah Subhannahu wa Ta’ala ketika mendengar kebaikan, sebagaimana ditunjukkan oleh Nabi Shalallaahu alaihi wasalam ,

نَضَّرَ اللهُ امْرَأً سَمِعَ مَقَالَتِيْ فَوَعَاهَا ثُمَّ أَدَّاهَا كَمَا سَمِعَهَا.

“Allah mengelokkan wajah seseorang yang mendengar ucapanku lalu menghayatinya dan menyampaikannya (kepada orang lain) se-bagaimana yang didengarnya.”( HR. At-Turmudzi bab Al-’Ilm (2657). Ibnu Majah dalam Al-Muqaddimah (232). dan sabda beliau,

بَلِّغُوْا عَنِّيْ وَلَوْ آيَةً.

“Sampaikanlah dariku walaupun hanya satu ayat. HR. Al-Bukhari, kitab Al-Anbiya’ (3461).

Adalah beliau, apabila memberi wejangan dan peringatan, beliau mengatakan,

فَلْيُبَلِّغِ الشَّاهِدُ الْغَائِبَ فَرُبَّ مُبَلَّغٍ أَوْعَى مِنْ سَامِعٍ.

“Hendaklah yang menyaksikan (ini) menyampaikan kepada yang tidak hadir, sebab, betapa banyak orang yang disampaikan berita kepadanya lebih mengerti daripada yang mendengar (langsung).” HR. Al-Bukhari, kitab Al-Hajj (1741). Muslim, kitab Al-Qisamah (1679)

Saya nasehatkan kepada anda semua untuk menyampaikan kebaikan yang anda dengar berdasarkan ilmu dan validitas berita. Maka setiap orang yang mendengar ilmu dan menghafalnya, hendaklah menyampaikannya kepada keluarganya, saudara-saudara dan teman-temannya selama itu mengandung kebaikan yang dibarengi dengan menjaga orisinalitas dan tidak membacakan sesuatu yang tidak dikuasainya. Sehingga dengan demikian termasuk golongan yang saling menasehati dengan kebenaran dan mengajak kepada kebaikan.

Adapun para karyawan yang tidak melaksanakan tugas dan tidak loyal, tentunya anda telah mendengar bahwa di antara karakter keimanan adalah menunaikan amanat dan menjaganya, sebagaimana firman Allah Subhannahu wa Ta’ala ,

“Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat ke-pada yang berhak menerimanya.” (An-Nisa’: 85).

Penunaian amanat termasuk karakter yang paling agung, sementara khianat termasuk karakter kemunafikan, sebagaimana firman Allah Subhannahu wa Ta’ala ketika menandai orang-orang yang beriman,

“Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipi-kulnya) dan janjinya.” (Al-Mu’minun: 8).

Dalam ayat lain disebutkan,
“Hai orang-orang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan juga janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu me-ngetahui.” (Al-Anfal: 27).

Maka kewajiban seorang karyawan adalah melaksanakan amanat dengan jujur dan ikhlas serta penuh perhatian dan senantiasa memelihara waktu sehingga terlepas dari beban tanggung jawab, pekerjaannya menja-di baik dan diridhai Allah serta loyal terhadap negaranya dalam hal ini atau terhadap perusahaan atau lembaga lainnya tempat ia bekerja. Itulah yang wajib atas setiap karyawan, yaitu bertakwa kepada Allah dan menunaikan amanat dengan seksama dan penuh loyalitas dengan mengharap pahala Allah dan takut terhadap siksa-Nya serta mengamalkan firman Allah Ta’ala,

“Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya.” (An-Nisa’: 85).

Di antara kriteria kemunafikan ialah berkhianat terhadap amanat, sebagaimana sabda Nabi Shalallaahu alaihi wasalam ,

آيَةُ الْمُنَافِقِ ثَلاَثٌ إِذَا حَدَّثَ كَذَبَ وَإِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ وَإِذَا اؤْتُمِنَ خَانَ.

“Tanda orang munafik ada tiga: Apabila berbicara ia dusta; Apabila berjanji ia ingkar; Dan apabila dipercaya ia berkhianat.” Muttafaq ‘Alaih. Al-Bukhari, kitab Al-Aiman (33). Muslim, kitab Al-Iman (59)

Hendaknya seorang Muslim tidak menyerupai orang-orang muna-fik, tapi ia harus menjauhi sifat-sifat mereka, senantiasa menjaga amanat dan melaksanakan tugasnya dengan tekun serta memelihara waktu kerja walaupun atasannya kurang perhatian atau tidak memerintahkannya seperti itu. Hendaknya ia tidak meninggalkan pekerjaan dan menyepe-lekannya, bahkan seharusnya ia bekerja keras sehingga lebih baik dari atasannya dalam melaksanakan tugas dan dalam loyalitas terhadap amanat sehingga ia menjadi teladan yang baik bagi yang lainnya.

wallahu a’lam bishowab…..

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 17 Oktober 2010 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: